Senin, 02 Januari 2017
Rindu "Waktu, Aku Dan Kamu"
Kita pernah sedekat sepatu dengan sang kaki.
Kita pernah semanis gula dalam es teh.
Kita pernah sehangat hembusan nafas yang menyentuh kulit wajah.
Kita pernah seberisik air hujan yang mengenai genting.
Bahkan, kita pernah sedingin es didalam kulkas.
Kita pernah.
Lalu sekarang??
Saya rindu kamu...
Dan rindu ini akan tetap tanpa batas, walaupun tanpa balas.
Terbalas atau tidak, rindu tetaplah rindu. Selalu menjadi beban bagi yang merasakan.
Apakah kamu juga merasakan rindu yang sama dengan saya?
Ketika kamu dan saya sedang dalam fase "jauh", saya selalu berfikir bahwa kamu itu tidak hilang, tidak pernah.
Karena, selama saya tetap mengingat kamu.. Kamu selalu ada. Disini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar